Page 9 - Suara Charitas Jul-Sep 2024
P. 9
ada di surga dan di bumi diperdamaikan Para rasul masuk dalam persekutuan
dan dipersatukan kembali dengan Allah sakramental bersama Putra Allah, yang
Yang Mahakuasa. Ia mengabdikan kurban dikurbankan demi keselamatan kita (EE
salib untuk selamanya, dan mempercayakan 21). Misi Gereja berjalan bersama dengan
kepada Gereja, Mempelai-Nya yang terkasih, misi Kristus, lewat pengabdian kurban
kenangan wafat dan kebangkitan-Nya. salib dan persekutuan Gereja dengan tubuh
Sakramen cinta kasih, lambang kesatuan, dan darah Kristus dalam Ekaristi. Gereja
ikatan cinta kasih, perjamuan paskah menarik daya rohani yang dibutuhkan untuk
(Sacrosanctum Concilium 47). mewujudkan misinya. Demikianlah Ekaristi
Ekaristi sebagai kehadiran Kristus yang muncul serentak sebagai sumber dan puncak
menyelamatkan dalam persekutuan umat segala evangelisasi, justru karena tujuannya
beriman dan menjadi santapan rohaninya, adalah persekutuan umat manusia dengan
adalah milik Gereja yang paling berharga, Kristus, dan di dalam Dia dengan Bapa dan
dalam peziarahannya sepanjang sejarah Roh Kudus (EE 22). Persekutuan Ekaristi
(EE 9). Konsili Vatikan II mengajar bahwa meneguhkan Gereja dalam kesatuan sebagai
Perayaan Ekaristi adalah pusat proses tubuh Kristus.
pertumbuhan Gereja. Setelah menegaskan Santo Fransiskus Assisi membangun
bahwa Gereja sebagai Kerajaan Kristus persaudaraan dengan model persaudaraan
telah hadir secara misteri, nampak tumbuh Yesus dan para rasul-Nya. Senada dengan
di dunia melalui kuasa Allah (bdk EE 21). itu, karunia Kristus dan Roh yang kita terima
Dalam sakramen Ekaristi, sebagai kesatuan dalam komuni Ekaristi memenuhi dengan
umat beriman, yang membentuk satu tubuh limpah upaya menuju kesatuan persaudaraan,
dalam Kristus (bdk 1 Kor 10:17). Ekaristi yang secara mendalam mengakar pada hati
mempunyai pengaruh yang sangat besar manusia. Lewat kesatuan dengan tubuh
dalam kehadiran awal mula Gereja. Hal itu Kristus, Gereja semakin mendalam berada
juga dituliskan oleh para penginjil, dimana dalam Kristus seturut kodrat sakramen,
para rasul berkumpul di sekeliling Yesus yakni tanda dan alat kesatuan mesra dengan
pada perjamuan terakhir (lih Mat 26:20; Tuhan dan dengan kesatuan seluruh bangsa
Mark 14:17; Luk 22:14). manusia.**
Suara Charitas 9

