Page 6 - Suara Charitas Okt-Des 2024
P. 6
SPIRITUALITAS
Persaudaraan Ekaristi:Bangkit dan Diutus
Sr. M. Fransita FCh
Sekretaris Pemimpin Umum Kongregasi FCh
Ekaristi adalah sakramen tentang Persaudaraan yang “Melahirkan Yesus”
persekutuan hidup, persaudaraan, misi
yang telah Tuhan percayakan kepada kita, Allah begitu merendahkan diri-Nya,
kesatuan dengan Kristus Yesus dalam bahkan mengalami pengosongan diri total
Roh Kudus, tentang kemampuan untuk melalui peristiwa inkarnasi. Tuhanlah
mengasihi sebagaimana Yesus mengasihi yang memberikan Anak-Nya kepada kita,
kita dan mengampuni, tentang “pecahan Dia terlebih dahulu mengasihi kita. Cinta
roti” yang karena cinta, mendorong kita mengalir dari Bapa, mengungkapkan
untuk bermurah hati berbagi hidup kepada keinginan-Nya untuk bersekutu dengan
sesama saudari. Yesus meminta kita untuk manusia. Putra diutus, menderita dan wafat
“Mengenangkan Aku” dan melakukannya! serta bangkit kembali untuk menyatukan
Persaudaraan hendaknya berpolakan kembali anak-anak Allah yang terpencar.
ekaristi yang berarti mengalir dari seluruh Cinta Allah diberikan dan diwujudnyatakan
hidup Yesus yang lahir, sengsara, wafat dalam ekaristi. Cinta inilah yang menjadi
dan bangkit. Ekaristi adalah Sakramen pola hidup persaudaraan dan pola relasi
persatuan dengan Kristus Yesus, antar saudari yang saling mengasihi, rukun
Sakramen persatuan Komunitas dengan dan bersatu dalam kehidupan bersama.
Gereja. Ekaristi merupakan anugerah Kasih para murid dan kasih
rahmat yang memampukan kita untuk persaudaraan kita saat ini haruslah berasal
mencintai dan mengampuni, membuat dari kasih yang sama. Memang, jika tidak
kita bersukacita karena berada dan hidup demikian, tidak mungkin cinta sejati terjadi.
di dalam persaudaraan. Ekaristi sebagai Cinta terutama berasal dari pengalaman
pusat kehidupan komunitas, merupakan bertemu dengan Tuhan yang merendahkan
“jantung persaudaraan”, kehidupan Gereja, diri-Nya, dari menerima diri sendiri diampuni
yang membentuk dan memperbaharui dan disembuhkan serta tidak bergantung
kehidupan dan hati kita, persaudaraan, dan pada penilaian manusia; hal ini dipelihara
menjadikannya misioner. dengan tetap tinggal di dalam Dia, dengan
Suara Charitas 6

