Setiap 07 Oktober merupakan hari yang ditetapkan oleh Gereja Katolik sebagai Hari Peringatan Santa Maria Ratu Rosario. Bertepatan dengan peringatan Santa Maria Ratu Rosario, yakni Selasa, 07 Oktober 2025, 12 saudari muda resmi diterima menjadi Postulan Charitas. Hal ini menjadi hari yang spesial dan momen yang tak terlupakan bagi Kongregasi Suster Santo Fransiskus Charitas, khususnya bagi bagi para Saudari yang akan menjalani masa formatio di rumah Postulat St. Bonaventura KM. 7 Palembang.
Memasuki masa Postulat merupakan momen suci dimana hati diajak untuk melangkah lebih dalam ke misteri panggilan Tuhan. ini bukan sekadar perubahan status, melainkan awal dari perjalanan rohani menuju kesatuan yang lebih erat dengan Kristus. Hari ini 12 Saudari muda Charitas melangkah masuk gerbang Postulat yang bukan sekedar pintu sebuah rumah, melainkan pintu menuju kedalaman hati. Di tempat ini para Postulan akan bertemu dengan Tuhan yang berdiam dalam keheningan nan lembut. Mereka datang dengan tangan kosong, seperti Santo Fransiskus Asisi yang menanggalkan segalanya, agar dapat mengenakan kasih Kristus yang sederhana dan murni. Pengosongan diri ini ditandai dengan pengenaan busana putih pada para Postulan. Ditempat ini mereka belajar bahwa, kekayaan sejati bukanlah harta dunia, melainkan hati yang bebas untuk mencintai.
Masa Postulat berlangsung selama 6-12 bulan terhitung sejak calon diterima secara resmi sebagai Postulan dan bertempat di rumah Postulan. Perayaan Ekaristi penerimaan Postulan pada hari ini dimulai pukul 17.30 WIB, dipimpin oleh Romo Petrus Murwanto, SCJ dan dihadiri oleh para Suster Dewan Pimpinan Umum (DPU) FCh, serta Para Suster perwakilan dari komunitas-komunitas kodya Palembang. Perayaan Ekaristi berlangsung dengan penuh khidmat. Adapun kedua belas Postulan baru yang diterima dalam Kongregasi FCh pada kesempatan ini yakni;
- Monika Ingi Lejap Paroki Hati Amat Kudus Yesus Lerek Keuskupan Larantuka
- Fransiska Anggun Bidadari Paroki Santo Yohanes Penginjil Bengkulu Keuskupan Agung Palembang
- Felisita Winda Citra Astari Paroki Para Rasul Kudus Tegal Sari Keuskupan Agung Palembang
- Intan Nababan Paroki Allah Maha Murah Pasang Surut Keuskupan Agung Palembang
- Cornelia Amanda Selfiana Paroki Santo Isidorus Singkut Keuskupan Agung Palembang
- Kornelia Uluk Paroki Keluarga Kudus Ainan Keuskupan Atambua
- Odillia Jesicha Tryapsari Paroki Para Rasul Kudus Tegal Sari Keuskupan Agung Palembang
- Clara Purba Paroki St. Maximilianus Kolbe Sipittuangin Keuskupan Agung Medan
- Maria Christiana Angela Paroki Maria Bunda Pembantu Abadi Keuskupan Pangkal Pinang
- Wina Grace Bernadetha Haloho Paroki St. Yohanes Pembaptis Perawang Keuskupan Padang
- Fransiska Anglina Manurung Paroki Paroki Santa Barbara Sawahlunto Keuskupan Padang
- Hilaria Gardini Njeyen Paroki Maria Bunda Karmel Sebamban Raya Keuskupan Banjarmasin.
Dalam khotbahnya Romo Murwanto memotivasi dan menegaskan kepada para Postulan dan segenap umat yang hadir bahwa panggilan Tuhan tidak terelakkan. Beliau lebih lanjut menjelaskan, seperti pengalaman Yunus yang dikisahkan dalam bacaan pertama, bahwasanya pada awal perutusannya Yunus menyimpang dan tidak menanggapi panggilan Tuhan. Akan tetapi, Tuhan selalu memiliki cara untuk menarik Yunus kembali walau berkali-kali ia ingin melarikan diri dari Tuhan. Demikian juga para Postulan yang sudah ditarik Tuhan, dibalik semua kisah perjalan yang mungkin ada kemiripan dengan kisah Yunus, akhirnya sudah menyerahkan diri. Mungkin saja ada keraguan akan kemampuan dan kegelisahan akan hari depan. Namun inilah suatu jalan untuk kita pergi ke keheningan, bersimpuh, dan mendengarkan arahan Tuhan seperti kisah Maria dalam injil, sebelum nanti kita harus pergi melayani seperti Marta.
Selamat dan proficiat untuk tunas-tunas muda Charitas yang dengan berani dan penuh iman menanggapi panggilan Tuhan untuk menapaki jalan hidup membiara. Langkah hari ini bukan sekadar keputusan manusia, melainkan jawaban atas suara lembut Allah yang memanggil dari kedalaman hati; “Ikutlah Aku.” Semoga masa Postulan ini menjadi saat penuh rahmat untuk semakin mengenal kristus yang miskin, taat dan murni hati. Jangan takut bila jalan ini tampak sempit, sebab disanalah Allah menyiapkan keluasan hati. Jangan gentar bila panggilan ini menuntut pengorbanan, sebab disanalah tersembunyi sukacita sejati. Selamat melangkah dalam terang panggilan Tuhan. Semoga kasihnya selalu menyertai dan meneguhkan langkah Para Postulan setiap hari, hingga kelak hidup sungguh menjadi berkat. Doa-doa dan harapan ini kiranya menjadi doa dan harapan semua yang hadir maupun semua Suster FCh dan Keluarga yang berada di tempat masing-masing. Salam Charitas.
Penulis: Sr.M.Laurensiana FCh











Tinggalkan Balasan