Muder Theresia Saelmaekers adalah Pendiri Kongregasi Suster Santo Fransiskus Charitas, atau sering disingkat FCh. Beliau memiliki nama kecil, Barbara Saelmaekers. Lahir di Leven, Brabant, Belgia, pada 7 September 1797. Anak ke enam (6) dari sepuluh (10) bersaudara. Lahir dari pasangan Johanes Josefus Saelmaekers dan Maria Elisabeth Bertels. Pekerjaan orang tuanya adalah tukang kunci. Barbara lahir dari keluarga sederhana namun taat dalam hidup beriman sebagai keluarga Katolik.
Pada usia 29 tahun, Barbara Saelmaekers bersama adik kandungnya, yang bernama Anne Marie dan ketiga temannya, berangkat ke Breda untuk menanggapi tawaran Muder Agustina dari Dongen, untuk melayani, bekerja, dan mengabdikan diri kepada orang sakit, miskin dan yang ditinggalkan, di rumah sakit di Breda, Belanda.
Mereka tiba di Breda, Belanda, tanggal 13 November 1826. Setelah kurang lebih empat tahun bekerja di rumah sakit di Breda, Barbara, Anne Marie, serta ketiga temannya yang berasal dari Belgia, dan dua orang perawat yang bekerja di rumah sakit tersebut, memulai masa novisiat mereka. Persekutuan Rohani yang mereka rintis, menjadi cikal bakal Kongregasi Charitas, Belanda. Persekutuan rohani yang mereka bentuk ini, kemudian dikenal dengan nama Kongregasi “Gasthuiszusters van Breda” atau Kongregasi “Suster-suster Rumah Sakit” dari Breda.
Pada 8 Juli 1830, Barbara Saelmaekers bersama kawan kawannya menerima nama biara. Barbara mengambil nama biara suster Theresia Saelmaekers. Kemudian beliau dan teman-temannya mengikrarkan profesi sementara pada 15 Agustus 1831.
Kongregasi Suster Rumah Sakit Breda membuka cabang di Osterhout. Muder Theresia Saelmaekers dan Zr. Juliana tiba di rumah di Leijsenhoek, Osterhout pada 1 Desember 1834. Pelayanan karya di Osterhout memrioritaskan orang-orang miskin, sakit serta kaum yang terlantar.
Tahun 1845 komunitas Osterhout menjadi Kongregasi mandiri, terpisah dari Breda. Nama Charitas mulai digunakan dan Biara Induk Kongregasi “Charitas” berada di Osterhout. Sementara Kongregasi “Gasthuiszusters van Breda” atau Kongregasi “Suster-suster Rumah Sakit” Breda, pada 1855 berganti nama menjadi Kongregasi Suster Alles voor Allen.
Kebutuhan pelayanan yang semakin banyak, masyarakat dan Gereja membutuhkan kehadiran para suster. Dalam kondisi dan situasi yang demikian ini, beliau memutuskan untuk menerima novis lebih dari yang ditentukan pihak rumah sakit di Osterhout. Terjadi pertentangan yang cukup besar, antara Muder Theresia Saelmaekers dan pihak rumah sakit di Osterhout. Perbedaan prisnsip ini mengakibatkan beliau bersama Zr. Antonia Bottemannen dan 2 novis melarikan diri ke Steenbergen, pada malam hari, 19 April 1853.
Dengan dukungan Mgr. Van Hoydonk, Muder Theresia Saelmaekers memulai lagi karya pelayanannya yang baru di Steenbergen. Di Steenbergen karya berkembang dan anggota bertambah banyak. Nama “Charitas” sebagai nama Kongregasi, secara resmi diakui sebagai lembaga berbadan hukum pada 26 Maret 1855.
Muder Theresia Saelmaekers mengakhiri tugas sebagai Pemimpin Umum, pada 6 April 1868 pada usianya yang ke 70, dan wafat pada usia 89 th, pada 29 Juli 1886. Beliau dimakamkan di pemakaman paroki Steenbergen, Belanda.
Cita-cita awal beliau adalah mengabdikan diri kepada kaum miskin dan merawat orang-orang sakit, terutama mereka yang miskin dan ditinggalkan orang. Cita-cita awal beliau ini kemudian dirumuskan dalam Karisma Pendiri sekaligus Karisma Kongregasi FCh, yakni: “dalam kegembiraan, kesederhanaan, dan terutama dalam cinta kasih membantu sesama manusia, sambil berdoa serta berkurban, menampakkan sukacita hidupmu sendiri di tengah orang sakit dan orang miskin.”
Dari karisma Pendiri ini mengalir roh atau spirit belarasa yang-tak-terbagi yang menjadi jiwa dalam hidup dan pelayanan para suster Kongregasi Santo Fransiskus Charitas di tengah Gereja dan dunia.
Karisma Muder Theresia Saaelmaekers
“Dalam kegembiraan, kesederhanaan, dan terutama dalam cinta kasih membantu sesama manusia,sambil berdoa serta berkurban, menampakkan sukacita hidupmu sendiri di tengah orang sakit dan orang miskin”
Cara Hidup FCh
Kongregasi Suster Santo Fransiskus Charitas adalah anggota Ordo Ketiga Regular Santo Fransiskus Assisi, yang berlindung di bawah naungan Maria Yang Terkandung Tanpa Noda, yang wajib menjalani hidup injili dalam pertobatan, kemiskinan, kedinaan, dan doa. Sebagai anggota FCh kita juga menghayati semangat peniten, rekolek, dan Charitas. Peniten berarti merendahkan diri di hadapan Allah dengan bertobat terus-menerus sambil menjalankan laku tapa dan matiraga. Rekolek berarti dalam sikap batin yang hening di hadapan Allah, seturut teladan Maria Yang Terkandung Tanpa Noda, memusatkan perhatian pada Allah dan kerajaan-Nya. Charitas berarti belarasa-yang-tak-terbagi untuk mereka yang sakit, miskin, dan membutuhkan pertolongan. Kita menepati panggilan Inilah cara pengosongan diri Yesus Kristus.
Tujuan Kongregasi FCh
Menyucikan para anggotanya dalam kondisi apa pun dan di mana pun, melalui cara hidup seturut nasihat-nasihat Injil dan dengan memelihara, menghayati, serta mewujudkan identitas kongregasi sesuai dengan karisma pendiri.











Tinggalkan Balasan