Pembaharuan Profesi Sementara Suster Yunior Charitas

Kesetiaan Allah pada Janji-Nya

Suasana Syukur dan penuh sukacita memenuhi Kapel Induk Kongregasi Suster Santo Fransiskus Charitas (FCh) (08/09). Sebanyak 21 Suster Yunior FCh yang tinggal di wilayah Kodya Palembang membaharui kaul hidup bakti. Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Mgr. Yohanes Harun Yuwono, Uskup Keuskupan Agung Palembang didampingi imam konselebran Romo Gono Pratowo Pr dan Romo Titus Waris Widodo, SCJ.

Sebelum melangkah untuk membaharui kaul hidup religius, para suster Yunior diberi kesempatan untuk merenung dan menimba kekuatan spiritualitas melalui Triduum. Kegiatan triduum dilakukan di Rumah Pembinaan Yuniorat sejak tanggal 4-7 September 2025. Para suster Yunior diajak kembali untuk merenungkan ketiga kaul nasihat injil, yaitu ketaatan, tanpa milik, dan kemurnian tidak menikah.

Pada hari pertama para Suster Yunior bersama Sr. M. Fransita FCh diajak untuk merefleksikan pengalaman hidup dalam persaudaraan dan perutusan. Melihat jejak kasih Tuhan yang setia menyertai dalam kesempatan penuh rahmat dan tantangan hidup panggilan. Para suster diberi kesempatan untuk membagikan pengalaman hidup dalam sharing bersama untuk memperkaya satu sama lain. Kesempatan penuh Rahmat dalam triduum juga digunakan untuk semakin mengenal potensi positif dalam diri saudari yang lain. Dalam suasana hening para Suster Yunior juga diberi kesempatan untuk merefleksikan secara pribadi melalui panduan refleksi.

Triduum hari kedua para suster Yunior diajak untuk mengaplikasikan nilai-nilai kharisma pendiri melalui perjumpaan bersama oma dan opa di Panti Werdha Dharma Bhakti. Hadir bersama Oma dan Opa untuk melatih diri menjadi pendengar yang setia dan menangkap cinta Tuhan melalui perjumpaan dan interaksi nyata.

Hari ketiga triduum para Suster diajak untuk melihat kembali tantangan zaman yang tidak lepas dari kemajuan teknologi dan informasi. Tantangan dunia modern secara sadar maupun tidak sadar berisiko mengaburkan nilai-nilai dalam menghayati kaul. Pada sesi ini Sr. M. Skolastika FCh mengajak semua saudari untuk kembali menegaskan panggilan dan bersikap bijak dalam bermedia sosial. Dalam suasana penuh Rahmat para suster Yunior diajak untuk merenungkan kembali sebelum menuliskan rumusan kaul yang akan diikrarkan dan dibaharui.

Sebagai bagian dari rangkaian persiapan pembaruan kaul, para Suster Yunior didampingi Sr. M. Skolastika FCh dan Sr. M. Magdaleni FCh mengadakan tirakatan doa bersama di Taman Getsemani. Tirakatan ini merupakan tradisi kongregasi FCh sebelum pengikraran kaul dilakukan. Dimana para Suster Yunior mendoakan para Suster Pendahulu dan memberikan penghormatan atas keteladanan dan kesetiaan hingga akhir.

Tepat pada tanggal 8 September 2025 para suster Yunior membaharui kaul secara bersamaan. Pembaharuan kaul menjadi peristiwa iman bagi para suster Yunior sebagai tanda kesetiaan dalam menjawab “Ya” atas panggilan yang Tuhan anugerahkan.

Peristiwa iman ini dipertegas melalui homili Mgr. Yohanes Harun Yuwono yang menegaskan bahwa, Allah tetap setia pada rencana keselamatan pada manusia. Allah tidak pernah kekurangan cara untuk meluruskan jalan keselamatan meskipun dibelokkan manusia. Allah tetap setia pada janji-Nya. Marilah kita renungkan kisah kesetiaan Rut menggambarkan kesucian hidup, kesetiaan iman dan keluhuran hati manusia. Berani mempertaruhkan masa depan dan meninggalkan kepastian hidup dalam penyerahan diri tanpa syarat. Mengalahkan kepentingan diri. Setia kepada Allah seperti Yesus, menjadikan kita berkenan kepada Allah.

Demikian perayaan Ekaristi pembaharuan kaul di Palembang berjalan lancar. Hal yang sama juga dilaksanakan di Jakarta untuk 2 tepatnya di Civita Youth Center, dan di Yogyakarta untuk 8 Saudari Yunior FCh yang membaharui profesi di Gereja St.Yusup Bintaran.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More Articles & Posts